ABOUT CAMERA !
Dasar-Dasar Cara Kerja Kamera Fotografi
Manusia dapat melihat benda-benda dalam dan sekitamya karena keberadaan tiga unsur berikut:
- Objek, yaitu benda yang dilihat.
- Cahaya, yang berasal dari sumber cahaya (matahari, lampu, dsb.) yang dipantulkan oleh objek ke mata manusia.
- Mata, sebagai indera penglihatan yang menerima rangsangan cahaya pantulan objek dan diteruskan ke syaraf otak untuk menghasilkan gambar (imaji) dari objek.
Ketiga unsur tersebut mutlak harus ada
agar mata manusia dapat melihat. Bila salah satu dari ketiga unsur tadi
tidak terpenuhi, maka imaji tidak akan terbentuk dalam pemahaman
manusia. Contohnya pada ruangan gelap tanpa cahaya, kita tidak dapat
melihat apapun. Tanpa cahaya, mata tidak menangkap apapun, meski nbanyak
benda di sekitar kita. Apalagi, bila tidak ada mata.
Pengambilan gambar dengan kamera tidak
jauh berbeda dengan proses melihat suatu benda. Ketiga unsur tadi
(objek, cahaya, dan mata) juga harus ada. Yang membedakan adalah agar
objek dapat diabadikan, perlu adanya alat tambahan, yaitu kamera, dan
media perekam, yaitu film.
Cara kerja kamera
juga pada dasamya tidak jauh berbeda dengan mata manusia. Pada mata,
bila kita melihat suatu objek ke arah cahaya yang kuat, maka pupil mata
akan mengecil dan kelopak mata akan menutup sebagian (memicing).
Sebaliknya bila cahaya lemah, pupil akan melebar dan kelopak mata akan
terbuka lebar untuk menangkap cahaya sebanyak-banyaknya agar objek yang
dilihat dapat tertangkap sempurna.
Uraian di atas dapat dianalogikan dengan
kamera sebagai dasar fotografi. Pupil pada mala dapat dianalogikan
dengan diafragma pada lensa yang akan mengatur jumlah cahaya yang masuk
ke lensa dan akhimya terekspos ke film, yang merupakan analogi dari
bintik kuning pada mata.

Posting Komentar