ABOUT CAMERA & PHOTOGRAPHY
Dasar Fotografi – Jenis Kamera (1)
Perkembangan dunia fotografi tidak
terlepas dari berkembangnya industri peralatan fotografi. Salah satunya
adalah kamera yang merupakan dasar fotografi. Kamera terus berkembang sesuai dengan kemajuan teknologi yang menyertainya.
Jenis kamera berdasarkan cara kerjanya:
1. Kamera pandang (view camera)
Kamera view merupakan kamera paling sederhana: hanya berupa suatu kalak (box) dengan lensa di sisi depan dan di belakang ada lensa pengamatan yang dapat dilepas dan penahan film (film holder). Kelemahan kamera ini yaitu pengoperasiannya yang lambat. Lambat karena juru foto harus mengatur bukaan diafragma, lalu mengganti lensa pengamat dengan film, menutup rana, melepas pelindung film, baru kemudian mengambil gambar. Kamera ini menggunakan film ukuran 25×20 cm atau lebih besar.
2. Kamera rangefinder
Kamera rangefinder sudah dilengkapi dengan jendela pembidik pada tubuh kamera. Kelebihan kamera ini, dibandingkan dengan view camera, adalah pengoperasiannya lebih cepat. Dengan kamera ini, juru foto tidak perlu mengganti lensa pengamatan dengan film, sebab tabung film sudah ditempatkan di dalam kamera. Kekurangannya, jendela bidik terletak tidak sejajar dengan lensa, sehingga gambar yang terlihat di jendela bidik tidak sama dengan gambar yang diterima lensa dan film. Akibatnya, hasil foto sedikit berbeda dari imaji yang diharapkan juru foto. Kelemahan ini disebut kesalahan paralaks. Akan tetapi, kamera tipe ini keluaran sejak 1990-an sudah dilengkapi sistem koreksi kesalahan paralaks. Bentuknya kotak di jendela bidik dan objek harus berada di dalam batas kotak tersebut agar imaji yang dihasilkan sesuai dengan kehendak juru foto. Kamera ini menggunakan film ukuran 24×36 mm. Bentuknya banyak diadaptasi kamera kompak (compact camera atau pocket camera), meskipun cara kerjanya agak lain.
3. Kamera refleks lensa kembar
(twin lens reflex), RlK atau TlRKamera RLK adalah kamera yang
menggunakan dua lensa terpisah (atas dan bawah). Gambar yang diterima
lensa atas kemudian dipantulkan cermin (reflektor) ke viewing screen di
bagian atas kamera, sementara gambar yang diterima lensa bawah akan
diteruskan ke film ketika rana (shutter) dibuka. Kelebihan kamera jenis
ini adalah viewing screen yang cukup besar sehingga pengamatan dan
pemfokusan gambar dapat dilakukan lebih leluasa. Kamera tipe ini
biasanya menggunakan film format medium (Iebar 6 cm), sehingga gambar
yang dihasilkan berukuran relatif besar. Karena kelebihan ini, kamera
sering dipakai oleh fotografer profesional, yang membutuhkan cetakan
foto berukuran besar.
4. Kamera refleks lensa tunggal (single
lens reflex), RLT atau SLRPerbedaan utama kamera jenis ini dengan dua
jenis sebelumnya adalah imaji yang terlihat di jendela bidik sama dengan
imaji yang ditangkap film. Ini karena RLT hanya memiliki satu lensa
saja. Imaji yang akan ditangkap film dipantulkan melalui prisma segi
lima sehingga dapat dilihat melalui jendela bidik. Cermin pemantul pada
RLT turun pada saat pengamatan, naik pada saat perekaman gambar ke film.
Dengan tergabungnya dua fungsi dalam satu lensa, kamera RLT
memungkinkan inovasi lebih lanjut yang tidak mungkin diterapkan pada
kamera tipe lainnya, misalnya lensa yang dapat diganti, built-in
exposure-meter, dan sebagainya. Hal ini membuat kamera RLT popular.
Jenis kamera berdasarkan ukuran film dan gambar yang dihasilkan:
a. Kamera format besar (large format) :
Menggunakan film lembaran berukuran 10×12,5 cm, 20×25 cm, atau yang
lebih besar lagi (hingga 50×60 cm, tetapi film sebesar ini sejak 2004
sudah tidak diproduksi).
b. Kamera format medium (medium format) :
Menggunakan film gulungan (rol) berukuran lebar 6 cm. Sementara itu,
gambar yang dihasilkan, bergantung pada kamera yang dipakai, yaitu bisa
6×6 cm, 6×7 cm, 6×9 cm, 6×12 cm, bahkan 6×24 cm (panorama).
c.Kamera format kecil : Menggunakan film gulungan (rol) berukuran 24×36 mm.
Jenis kamera dengan penggunaan khusus {special purpose camera):
Kamera khusus adalah jenis kamera yang
dipergunakan di kondisi lingkungan khusus, seperti kamera bawah air
(underwater camera), untuk keperluan ilmiah seperti penelitian biologi,
kimia, dan fisika yang membutuhkan kamera khusus sesuai kebutuhannya.

Posting Komentar